Suara Shihan Juli 2007
Pohon kalau semakin sering dipangkas ,dia akan tumbuh semakin besar , semakin lebat, semakin banyak cabang yang muncul . Begitu juga dalam kehidupan ini, kalau semakin kita tidak kikir dalam mengeluarkan uang untuk hal-hal sosial, untuk kepentingan banyak orang, untuk membantu orang yang membutuhkan, dan tentunya dalam batas-batas kemampuan yang menurut anda tidak memberatkan, maka kemurahan, kemudahan , rejeki , akan muncul lebih berlimpah. Orang bilang kalau uang kecil saja tidak mau di keluarkan, bagaimana akan memperoleh uang yang lebih besar .
Ini pembicaraan yang muncul dari Sensei Tejo Lesmono ketika makan bersama dengan para anggota sabuk hitam setelah selesai melakukan Latihan Sore di Bandungan , dimana dia berebutan membayar dengan saya . Dalam pengalaman hidup saya, memang demikian adanya yang saya rasakan . Uang memang diperlukan, tetapi kalau kita begitu terikat dengannya sehingga rela mengorbankan kepentingan lain, persahabatan , persaudaraan , maka kita sudah terjebak menjadi budak uang . Jadi saya setuju sekali ketika dia memberikan pandangannya tsb. Mungkin Tuhan merasa orang-orang tipe yang tidak kikir , memiliki perhatian terhadap sesama , pemurah , dapat diandalkan sehingga tidak ragu-ragu memberi kelimpahan , kemudahan kepada mereka .
Uang yang diperoleh dari kemurahan Tuhan Yang Maha Pengasih seharusnya dipandang bukan sebagai milik kita semata dan harus kita manfaatkan dengan bijaksana , terutama didalam membantu sesama yang sangat membutuhkannya , untuk keperluan-keperluan sosial , untuk hal-hal yang baik dan positif , disamping untuk keperluan pribadi dan keluarga . Pasti ada yang sinis mendengarnya , tetapi ternyata banyak juga yang memiliki pandangan yang sama .
Ketika selesai menyerahkan tingkatan Yudansha kepada Bapak H.Sugeng Pramono dan Ibu Hj. Susanna Rita , anggota dewan Penyantun Pengurus Pusat, Ibu Susanna juga memberikan pendapat yang sama; bahkan Ibu Susanna mengatakan kadang-kadang bahkan puluhan kali lipat dari yang sering di sumbangkan bagi kegiatan-kegiatan sosial , yang muncul entah dari mana saja . Kalau membantu orang, jangan diingat; tetapi kalau ada utang harus diingat .
Pendapat ini kembali saya singgung ketika bersama-sama Shihan Bondan Gunawan ke Batam , dan dia sangat setuju . Karena saya tahu , selama shihan Bondan memiliki kesempatan dan kemampuan, tidak pernah dia menolak kalau ada orang yang datang meminta bantuan ; bahkan begitu ada kesempatan untuk mewujudkan sebuah sarana yang dapat difungsikan sebagai Dojo Pusat , langsung diutarakan dan akan dicanangkan . Orang yang mampu bersikap demikian, pasti lapang hatinya , karena tidak terikat pada benda yang dinamakan uang dimana masih banyak orang yang rela mengorbankan segala nya demi memperebutkannya . Sosai bilang, “ uang perlu , tetapi jangan sampai terikat padanya sehingga kita sudah tidak mampu lagi bersikap berlapang dada “ . “ hidup tidak melulu dari uang, tetapi persahabatan, persaudaraan juga sangat dibutuhkan “ .
Didalam Bible disebutkan , lebih gampang seekor unta melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk kedalam Kerajaan Surga . Disini maknanya adalah orang kaya yang tidak tahu bagaimana memanfaatkan hartanya dengan benar serta begitu terikat padanya sehingga melupakan harta yang lebih besar yaitu harta surgawi .
Download : warta juli 2007
No comments yet.